Cerita Sex, Puting ABG Yang Beranjak Dewasa

0
191

Cerita Sex, Puting ABG Yang Beranjak Dewasa

CERITA SEX – Ini pengalamanku bersama anak kelas 6 SD. Aku tuh paling puas sama anak kira-kira kelas 6 SD hingga 2 SMP. Kalau saya sendiri adalah mahasiswa tingkat satu di Bandung. Ceritanya pada kala itu saya tengah jalan-jalan ke toko buku.

Aku tengah ingin cari buku komik. Pas tengah cari itu, saya menyaksikan anak yang manis, yah.. pokoknya cute banget deh! Putih, dan sebab baju yang dipakainya agak ketat, buah dadanya yang agak baru tumbuh itu sedikit menjiplak di bajunya, jadi tampak runcing begitu.

CERITA SEX – Aku ajak kenalan saja dia, siapa menyadari dapat dapat. Tidak usah saya kasih menyadari sistem kenalannya ya, soalnya.. ya gitu deh.. pokoknya pada akhirnya saya menyadari itu anak kelas 6 SD dan saya menyadari nomor teleponnya. Oh iya, namanya adalah Ima, saya jadi cukup kerap menelepon dia. Habis ternyata anaknya asyik juga.

Kami kerap ngobrol tentang Boys Band yang dia suka, (bukan berarti saya puas Boys Band, kebetulan adikku banyak tahu, jadi saya ikut-ikutan tahu).Aku sudah sebagian kali ajak dia jalan-jalan ke Mall, tetapi jarang mau. Sepertinya tidak dibolehi sama ibunya.

Tapi pada akhirnya dapat juga. Sepertinya saya sebenarnya tengah falling in love sama si Ima. Setiap pulang sekolah, dia kerap saya jemput, lucu deh, jadi seperti jemput adik sendiri, nanti saya dianggap pembantu pribadinya sama temennya. Biarin deh, yang mutlak saya sayang sama Ima.

Nah, pada suatu hari kala dia pulang sekolah, saya ajak saja ke rumahku. Ternyata dianya mau. Asyik, pikirku. Habis dia tidak pernah berkenan saya ajak ke rumahku. Dan pas saat kuajak ke kamarku, dianya berkenan saja dan untung tidak ada yang melihatku bawa-bawa anak SD, kan malu juga kecuali ketahuan miliki cewek anak SD. Setelah sebagian kali saya ajak ke rumah, baru kali ini dia berkenan dan berkenan kembali ke kamar.

CERITA SEX – Kan kecuali di kamar suasananya jadi lebih romance dan tenang sebab berdua saja. Di kamar kustel kaset West Life, khan cukup lembut tuh musiknya. Dia puas banget sama itu Boys Band. Pertama-tama kami ngobrol biasa tentang sekolahnya, guru-gurunya, temen-temennya, biasalah anak SD. Eh, kami pada akhirnya ngobrol tentang pacaran, saya bertanya saja.

“Pacar anda siapa sih..?” sambil senyum.
“Bukannya kamu..” jawabnya.
Waduh, nih anak SD polos amat.. tetapi saya seneng sih, dia ngakuin aku.
“Iya nih Ma, saya sayang banget ama kamu,” rayuku.

Dianya diam sambil menatapku malu. Waduh wajahnya itu lho, masih Fresh dan dia manis sekali. Tiba-tiba, sebab meliat parasnya yang cute itu, saya jadi ingin mencium bibirnya, tetapi dia berkenan tidak ya?

“Sayang, anda pernah ciuman belum?” tanyaku.
“Belum, tetapi puas deh ngeliat orang ciuman di film-film,” katanya.
“Mau nyobain tidak?” tanyaku, to the point saja.

Dia diam saja.

“Sama kamu? nggak ah, takut.. malu..” kata Ima.
“Nggak apa-apa lagi..” jawabku.
“Coba ya.. enak kok,” kataku lagi.
“Coba deh merem!” kataku.

Dia mencoba merem, tetapi melek lagi, cemas katanya. Jantungnya merasa deg-degan, katanya.
“Santai saja, tidak usah tegang,” kataku.

Dia merasa merem, perlahan saya dekati wajahnya, merasa merasa hembusan nafasnya. Lalu perlahan kusentuh bibirku bersama bibirnya. Ketika bibir kami merasa bersentuhan, bibirku merasa bermain di bibirnya, dia belum merespon.

Dia hanya melepas bibirku memainkan bibirnya, merasa sekali hembusan nafasnya, bibirnya yang begitu lembut tetapi pada akhirnya dia juga merasa memainkan bibirnya. Sekitar lima menit kami berciuman. Nafas dia terengah-engah saat selesai berciuman. “Gimana enak tidak?” tanyaku.

Dia hanya tersenyum malu-malu, “Mau kembali tidak? tetapi sekarang lebih seru lagi, kumasukkan lidah ke mulut kamu, tetap anda nanti isep lidahku di dalem mulut anda ya.. dan nanti gantian anda yang masukin lidah ke mulutku, nanti kuisep,” kata aku.

Dia merem lagi, saya dekati bibirku. Begitu kena bibirnya, langsung saya masukkan lidahku, dia langsung menghisap, ah enak, geli dan nikmat, merasa di mulut. Setelah itu dia masukkan lidahnya ke mulutku, kuhisap lidahnya lengkap beserta ludah yang ada di mulutnya.

Ketika tengah asyik berciuman itu, timbul gagasan nakal, saya mencoba meraba dadanya yang masih baru tumbuh. Ternyata dia tidak menolak, dia masih tetap menikmati berciuman bersama aku. Aku masih tetap meraba-meraba dadanya yang kecuali dibilang sih masih kecil untuk ukuran buah dada, tetapi saya puas sekali sama buah dada yang semacam itu, runcing bersama puting yang baru tumbuh.

CERITA SEX – Aku merasa nekat, kucoba masukkan ke di dalam balik bajunya, di balik kaus singletnya (dia belum gunakan BH, tetapi sebab tidak gunakan BH, puting nya yang baru tumbuh itu jadi menonjol keluar, jadi tampak agak runcing dadanya) terdapat gundukan kecil imut nan segar. Eh, ternyata dia merasa menyadari dan menghentikan ciumannya.

“Jangan dimasukkin dong tangannya,” kata dia.
Wah, tampaknya dia belum berani.
“Maaf deh.. saya terlalu nafsu,” kataku.
“Eh, sudah sore nih, anda saya anter pulang pernah ya,” kataku.

Anak SD, kecuali belum pulang hingga sore nanti dicariin, kan gawat kecuali ibunya hingga menyadari dia di kamarku. Akhirnya hari pertama dia di rumahku diakhiri bersama belajar ciuman.

Besok-besoknya dia tidak pernah dapat main ke rumahku. Soalnya ibunya menjemput terus. Nah, seminggu sesudah dia main ke rumahku, pada akhirnya dia berkenan kembali diajak ke rumahku. Pas pulang sekolah saya ajak masuk kembali ke kamarku.

“Gimana sayang? masih berkenan terusin pelajaran ciuman kami minggu kemaren?” tanyaku.
Dia tersenyum.
“Mau dong.. yang gunakan masukin lidah ya..” kata Ima.
“OK deh..” jawabku.

Dan mulailah kami ber-French kissing. Kami berciuman hingga sebagian menit. Tapi saya kepikiran kembali sama dada dia. Karena saking nafsunya saya ingin sekali merasakan dada cewekku ini. Aku mencoba minta ke Ima.

“Ma.. saya pengen liat.. lihat dada anda boleh nggak..? Entar enak deh, dapat lebih enak dari pada ciuman,” kataku. Dia diam saja sambil menatap ke arahku. Akhirnya dia berkenan juga sesudah kubujuk. Dia saya suruh duduk di tempat tidurku. “Kamu tenang aja ya..” dia mengangguk.

CERITA SEX – Aku perlahan-lahan membuka baju kemeja sekolahnya, satu per satu kancingnya kubuka. Dia menatapku bersama perasaan yang tegang. “Rilex aja lagi.. jangan tegang gitu.. tidak sakit kok,” kataku. Akhirnya dia agak tenang.

Begitu kebuka semua, wah, ternyata masih ada kaus singletnya yang menghambat buah dada mininya itu. “Aku buka seluruh ya..” kataku. Dia mengangkat tangannya ke atas, selanjutnya kubuka singletnya.Wow.. ternyata indah sekali man..! Kulitnya yang putih mulus, masih halus sekali, buah dadanya yang baru terlihat itu menampakkan suatu kesan yang terlalu indah, puting nya berwarna pink itu, memicu lidahku ingin mengulumnya.

Dengan perlahan kusentuhkan lidahku ke puting nya yang berwarna pink itu. (PS: Kalau berkenan mencoba sama anak yang baru tumbuh buah dadanya, hati-hati, soalnya tempat itu masih peka sekali. Kalau kesentuh keras sedikit saja, merasa sakit sekali sama dia. Bener tidak?).

Lalu merasa kujilati dan tanganku mencoba menyentuh puting yang satu laginya. Dia merem saat saya menjilati puting nya, dia tinggal kenakan rok merah, seragamnya. Dia merem saat saya menjilat, menghisap, menyentuh, meraba buah dada imutnya itu, dan dia merasa mendesah kenikmatan, “Ssshhssh.. mm..” desahnya, saya semakin horny saja mendengarnya dan saya semakin lancar mengerjai dadanya itu.

Aku jilati bergantian kanan dan kiri, dan saya juga menjilati perutnya dan pusarnya. Sedang menjilati tubuhnya itu, eh, timbul kembali benak nakal. Bentuk vaginanya gimana ya? saya jadi penasaran gitu. Aku masukkan tanganku ke di dalam roknya. Kuusap-usap CD-nya yang melapisi vagina imut-imut milik seorang anak kelas 6 SD yang manis itu.

“Ima.. anda berkenan tidak membuka rok kamu..?” tanyaku.
“Mau kan sayang..?” tanyaku lagi.
“Tapi tidak apa-apa kan?” bertanya Ima.
“Nggak kok..” kataku.

Dia kusuruh tiduran. Aku membuka roknya, saya peloroti roknya, dia tinggal kenakan celana dalamnya yang berwarna pink (lucu deh, ada gambar Hello Kitty-nya), dan pada akhirnya saya peloroti CD-nya.

Terlihatlah sekujur tubuh telanjang seorang anak SD yang membuatku ingin menidurinya. Terlihat vagina yang masih mulus, belum ada bulunya dan bibir vaginanya yang mulus juga, dan saya nafsu sekali. Aku jilati vaginanya, dianya kegelian, sehingga badannya bergoyang saat saya jilati bagian di dalam vaginanya.

CERITA SEX – Tapi lama-lama kupikir, saya jahat sekali, nih anak kan cewekku, jaman saya tega sih. Ya sudah, saya selesai saja. Kalau saya hingga ML, berarti saya menghancurkan jaman depan seorang anak. Aku tetap menjilati vaginanya, dan saya tetap menjilati bagian klitorisnya hingga dia bergoyang-goyang. Akhirnya dia mengalami orgasme, “Aahh.. saya lemes..” Akhirnya saya sudahi jilati vaginanya dan kucium pipinya.

“Gimana enak kan..?” tanyaku.
“Iya..”
“Tidak apa-apa khan?” kataku.
“Udah sore tuh anda berkenan pulang..?” bertanya aku.
“Iya deh, tetapi kapan-kapan kembali ya..” katanya.
“Iya deh sayangku,” kataku sambil kucium keningnya.

Yah begitulah ceritanya, saya tidak tega untuk merenggut keperawanan cewekku sendiri. Aku sama Ima jalur hingga dua bulan saja, sebab bosan. Aku tidak pernah nge-ML sama dia dan saya sudah berjanji tidak berkenan ML sama dia.

BACA JUGA :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here