Cerita Sex, Sensasi Surga Dunia Gadis Perawan

0
276

Cerita Sex, Sensasi Surga Dunia Gadis Perawan

CERITA SEX – Ria adalah seorang mahasiswi asal Pekalongan, Jawa Tengah. Aku mengenalnya dikala kita sama-sama jadi peserta di dalam kegiatan workshop bagi mahasiswa/i. Dia peserta berasal dari sebuah sekolah tinggi ekonomi di kota S, namun aku dikirim mewakili kampusku.

Selama workshop, memang aku telah menjadi menjadi jikalau dia memperhatikanku, namun aku juga menyadari jikalau dia telah memiliki seorang cowok. Sehingga hubungan kita sementara itu hanya cuman SMS. Sampai terhadap satu jumat malam di bulan November th. 2016, Ria menelponku. Intinya dia menyebutkan bsok pagi bakal ke kota Y dan minta aku menjemputnya di terminal.

Perkiraan jikalau dia berangkat berasal dari Kota S jam 7, maka jam 10 atau paling lambat jam 11 dia bakal tiba di Y. Keesokan harinya pukul 10 pagi aku telah stand by di terminal bis antar kota di kotaku. Saat sedang mencari-cari, tiba-tiba saja berasal dari belakang Ria mengagetkanku.

CERITA SEX – Dia tidak banyak berubah, tinggi 168 cm, rambut sebahu, wujud wajahnya tirus sama seperti artis Nia Ramadhani, namun tubuh Ria lebih berisi, terutama bersama payudara yang berukuran 34 B. Saat aku terpana menyaksikan tubuhnya, dia tiba-tiba saja memelukku. “mas, aku kangen. Pengen banyak cerita sama kamu, pingin ganti anggapan dan diskusi kaya sementara workshop dulu” ungkapnya.

“iya..iya..udah ah, ga enak diliat orang banyak” kataku sambil membebaskan pelukannya. “Mau nginap dimana anda malam ini? Masak sudi langsung pulang ke S?”tanyaku. “aku nginap di kost mas Ari aja boleh khan?”jawabnya. “mana boleh non, dapat digrebek ama orang kampong” jawabku. Akhirnya dia setuju bakal tidur di sebuah hotel melati dekat kostku, biayanya aku bantu setengah, sebab dia juga tidak membawa banyak uang.

Singkatnya, sehabis Ria mandi dan berganti pakaian kita berjalan-jalan keliling kota Y, sepanjang perjalanan, dia banyak bercerita perihal hubungannya bersama cowoknya yang menjadi banyak ketidak cocokan dan sering diwarnai pertengkaran.

Setelah makan malam, jam 9 malam aku mengantarkan dia ulang ke hotel tempatnya menginap. Setelah itu aku ulang ke kostku. Pukul setengah 11 malam Ria menelponku. “mas, aku ga dapat tidur, hotelnya serem, mas Ari kesini donk, temanin aku” pintanya. cerita seks

CERITA SEX – Maka aku pun langsung menuju hotel itu. Ketika menuju kamar Ria, aku sempat menyaksikan sebagian pasangan chek in, ada yg tetap muda, ada pula yang telah berumur. Pahamlah aku bahwa hotel ini juga hotel esek-esek yang banyak dibicarakan teman-teman kampusku.

Kamar yang ditempati Ria berada di ujung lorong, agar keluar memang lebih luas, Ria tetap belum ganti baju, “aku sudi k kamr mandi cemas mas, lampunya kecil” jawabnya dikala kutanya kenapa ga ganti baju. “Ya udah, aku disini, anda cuci muka trus ganti pakaian tidur ya” kataku.

Sementara aku tiduran diatas spring bed, ternyata sebab cemas (atau entah sengaja) Ria ganti pakaian tanpa menutup pintu kamar mandi, pasti saja aku dapat melihatnya berasal dari kaca besar di depan pintu kamar mandi. Dari situ aku menyaksikan Ria hanya mengenakan celana dalam, tanpa BH di balik daster tidurnya.

Dengan manfaatkan daster, Ria naik ke atas spring bed dan berbaring di sebelahku. Sedikit ja’im aku lantas duduk, “kamu sudi tak tungguin disini atau aku pulang aja ke kost?” tanyaku. “Mas Ari disini aja, khan kita ga ngapa-ngapain” jawabnya.

Aku pun turun berasal dari spring bed dan duduk di kursi berlengan yang ada di dalam kamar itu. “lho, kok di situ sich? Disini aja ama aku. Khan area tidurnya tetap luas” protes Ria. Dari terhadap diprotes terus (dan sebab memang ngarepin) aku pun ulang berbaring di sebelahnya.

Lama kita terdiam, aku kira dia telah tertidur, agar aku lantas membuka ikat pinggang dan retslueting celana jeansku, sebab aku memang tidak biasa tidur bersama celana jeans, Bahkan kadang aku tidur hanya bersama celana pendek, tanpa celana dalam. “kenapa mas? Sesak ya?” Tanya Ria yg ternyata belum tidur.

“iya, aku ga biasa tidur manfaatkan jeans” jawabku. “ya udah, celananya diakses aja, mas Ari manfaatkan selimut ini lho” kata Ria ulang smbil menyerahkan selimut dan lantas membalik badannya. Jadilah aku hanya bercelana di dalam berbungkus selimut tidur disamping Ria.

CERITA SEX – Sekitar jam 3 dinihari, aku terbangun sebab seperti mendengar suara tangis. Ketika kubuka mata, ternyata di depanku Ria menangis sambil memandangku. Aku yang bingung lantas bertanya kenapa, bukannya menjawab, tangis Ria justru jadi kuat. Khawatir dikira melaksanakan kekerasan oleh orang diluar kamar, aku menarik Ria dan mendekapnya.

Ria memelukku erat dan bercerita bahwa awal mula tidak harmonisnya hubungan antara dia bersama cowoknya sebab cowoknya memaksa dia untuk berhubungan badan. Benar-benar iba, aku pun mendekapnya di dalam pelukanku. Lupa jikalau sementara itu aku hanya Mengenakan celana dalam.

Makin lama saling berpelukan, kita pun jadi terbawa suasana, berasal dari hanya saling memeluk dan berpandangan, perlahan bibir kita menjadi saling mendekat dan berpagutan, rasa asin berasal dari air matanya tak kurasakan, yang ada cuman nafsu, Ria pun menjadi perlihatkan perihal yang sama.

Nafasnya jadi memburu, permainan lidahnya jadi agresif, apalagi gerakan tangannya menjadi meremas lengan dan kaos yang kukenakan. Remasannya jadi lama malah menarik kaosku ke atas, seolah meminta aku melepasnya, maka kubuka kaosku dan tinggal bercelana di dalam dihadapan Ria. Melihat dadaku yang ditumbuhi bulu halus, Ria keliatan jadi bernafsu, dia memegang dadaku dan meremasnya, aku pun menjadi tak harus berbasa-basi lagi, maka langsung kutarik keatas pula dasternya, agar dia pun hanya tinggal Mengenakan celana dalam.

CERITA SEX – Kami sempat saling memandang, “mas, aku dulu menolak L***** untuk ML sama aku, sampai dia memaksaku dan apalagi mendekap mulutku bersama bantal, namun sekarang aku ikhlas mas, jikalau anda sudi jadi pacarku, aku ikhlas menyerahkan diriku ke anda malam ini” kata Ria sambil menangis. Aku tidak menjawab, aku ulang menariknya ke pelukanku, memberinya sementara untuk membebaskan seluruh beban yang ada dihatinya. Namun tak lama kemudian, dia menjadi ulang menciumi bibirku.

Kami pun ulang saling berpagutan, kali ini tidak ada ulang ja’im di benakku. Sambil selamanya berciuman bibir, tanganku menjadi meremas-remas toket dan pantatnya. Dia yang awalnya hanya meremas lengan dan dadaku, perlahan tangannya turun namun terhenti di atas perutku. Karena tak sabar, langsung kuarahkan tangannya untuk memegang kontolku.

Dan dia pun menggenggam kontolku bersama kuat. Bibirku menjadi turun ke lehernya, kugigit pelan dan kuhisap-hisap agar meninggalkan bekas merah di kulitnya yang putih, terus aku turun dan menjadi mendekati dadanya, kuhisap toketnya, sambil kadang waktu kupilin putingnya bergantian, dia jadi bergoyang liar remasan-remasan tangannya menjadi memicu perih di tubuhku. Aku terus menggigit-gigit pelan dan menghisap tubuhnya, turun ke perut dan terus turun, sampai terhadap batas atas celana di dalam hitam yang dikenakannya.

Aku berhenti, dan memandangnya, “boleh aku buka?” tanyaku, dia mengangguk bersama menatapku sayu. Dengan ke dua tangan kubuka penghalang paling akhir antara aku dan lubang kenikmatannya, bulu-bulu jembutnya tidak tebal dan wangi perlihatkan dia rajin merawat propertinya itu.

Belahan memeknya tetap terlalu rapat, kuminta dia untuk melebarkan ke dua kakinya, dia sempat menolak, “malu mas” namun sehabis aku sedikit memaksa, di pun menjadi melebarkan ke dua kakinya, perlihatkan bagaian di dalam memeknya yang berwarna merah muda.

CERITA SEX – Langsung kucium, kujilat dan kuhisap-hisap seluruh anggota memeknya, menjadi anggota labia mayora (bener ga sich itu namanya?) sampai klitorisnya yang bersifat benjolan sebesar kacang tanah. Dan akibatnya, Ria seperti kesetanan, pinggulnya naik-turun berupaya menghindari seranganku ke memeknya, “udah mas, udah.. geli..aku geli…” tukasnya. Tapi aku pun terus berupaya merapatkan bibirku ke titik sensitive itu.

Dan tiba-tiba dia berbicara “maasss, aku…mau.. pipis….” belum sempat aku menarik kepalaku berasal dari pangkal pahanya, justru ke dua paha itu menjepit kepalaku, ke dua tangannya menekan kepalaku jadi mendekati memeknya dan pinggulnya diangkat tinggi-tinggi.

Dia meraih orgasme pertamanya sehabis ku rangsang dan ku oral sepanjang 15 menit. Tak ayal cairan memeknya pun membasahi hidung dan mulutku. Aroma dan rasa yang khas membuatku jadi bernafsu terus kuhisap seluruh cairan yang keluar berasal dari lubang itu sampai habis.

CERITA SEX – Setelah jepitan pahanya agak melonggar, aku langsung ulang ke sampingnya. Kucium bibirnya sambil kubelai-belai toketnya. “Enak, ga ?” tanyaku. “Enak banget, aku sampai lemes banget. Mas Ari pasti telah sering ya, kok pengalaman banget?” tanyanya *dalam suasana seperti ini, jikalau aku jujur aku telah dulu ML sama 3 cewek sebelum akan dia dapat menyebabkan kerusakan suasana* maka kujawab “ aku baru pertama sama anda ini kok.

Aku Cuma sering review BF aja” “wah, pantes, belajarnya berasal dari film” kata Ria sambil tersenyum dan memelukku. Setelah 1 menit, dia mencium bibirku dan bertanya “sekarang aku harus gimana membuat gentian muasin mas Ari?” Aku pun tersenyum dan melirik kontolku yang kepalanya telah keluar berasal dari batas celana dalamku.

Dia tersenyum, lantas menjadi bergerak membuka celana di dalam yang aku kenakan. Dia memegang kontolku lantas bertanya “mau diapain ini mas?” pertanyaan lugu yang menggoda, namun sebab malas basa-basi ulang aku pun menjawab “masukin ke memekmu donk, namun di awalnya diisep dulu” dia tersenyum, lantas menjadi mengocok pelan kontolku. Setelah agak keras, dia menjadi memasukkan junior ke di dalam mulutnya dan menghisapnya, namun sebab memang belum dulu (setidaknya menurut pengakuannya) maka rasanya pun tidak terlalu enak.

Agak sakit malah, sebab sebagian kali menyentuh giginya. “jangan kena gigi donk yang, sakit” kataku. “aduh mas, sorry, aku ga dapat kaya gini” jawabnya “Mas langsung main aja yah, aku pasrah kok” katanya. Lalu dia berbaring disampingku sambil membuka ke dua kakinya.

CERITA SEX – Melihat posisi itu, aku pun bangkit, kujilati sebentar klitorisnya agar agak basah, dia menjadi mendesah pelan. Kubasahi juga ujung kontolku bersama sedikit air liur, lantas menjadi kugesek-gesekkan di depan lubang memeknya. Meski mengaku telah tidak perawan sebab paksaan mantan cowoknya, ternyata lubang memek Ria terlalu sulit ditembus. Masih terlalu sempit, dan aku ga tega dikala sedikit memaksa mendengar dia menjerit tertahan, “aduh mas, sakit mas…” maka kutunda ulang memasukkan kontolku di dalam memeknya.

Sambil selamanya kugesek-gesek, aku menjadi mendorong dikala kurasa telah memadai basah, sukses masuk kepala kontolku masuk kedalam memeknya. Di sinilah aku merasakan perbedaan antara memek Ria bersama memek punya Ika, Icha dan Eta yang dulu kurasakan seblumnya.

Kalau memek lain kenikmatan itu terlalu menjadi dikala aku memasukkan kontolku dalam-dalam, maka memek Ria menjadi terlalu menjepit justru dikala baru sepertiga kontolku masuk. Maka aku pun, hanya mobilisasi kontolku maju mundur di titik itu.

Namun tidak serupa bersama yang kurasakan, Ria justru terlalu kesakitan bersama cara itu. “mas, cabut dulu mas. Sakit mas” ujarnya. “ya, bentar yah, aku enak bgt nich sayang” kataku. Dia seperti menahan rasa sakit, bibirnya digigit. “mas, telah dulu donk…sakit nich, perih…” katanya lagi. Sebenarnya aku ga tega, namun aku pun merasakan kenikmatan bersama hanya bermain di permukaan memeknya itu. Akhirnya aku mengalah dan memastikan untuk mencabut kontolku berasal dari memeknya.

Namun sebelum akan mencabut, aku idamkan coba memasukkan keseluruhan batang kontolku di dalam memeknya, maka kudorong penuh kontolku ke di dalam memeknya, sedalam aku bisa, namun ternyata mentok dan aku dapat dapat merasakan dinding rahimnya pas di depan kepala kontolku.

CERITA SEX – Saat itulah aku merasakan perubahan terhadap diri Ria. Dia yang awal mulanya menahan sakit sambil menggigit bibir dan memejamkan mata, tiba-tiba matanya terbuka lebar, mulutnya menganga tertahan. “mmmaaaassssss……” suaranya tertahan dan bergetar. “Eeennnnnaaaaakkkk bbaaaannggeeettttt mmmaaasss….”katanya. Tangannya mencengkram erat ke dua lenganku.

Sesaat lantas dia berubah jadi liar, tiap tiap kali aku tarik mundur kontolku, dia justru memajukan memeknya seolah tidak sudi membebaskan sedikit pun kontolku berasal dari memeknya. Tangannya memelukku erat, lantas tubuhnya tiba-tiba mendorongku berguling ke kanan agar sekarang dia berada di atas tubuhku.

Dia selamanya memelukku erat sambil menggoyangkan pinggulnya ke seluruh arah, maju-mundur, kanan-kiri, depan-belakang apalagi diselingi memutar, aku yang merasakan perubahan ini lantas menjadi menyesuaikan posisi, kuluruskan ke dua kakiku dan menbiarkan tubuh Ria menguasaiku, dia mobilisasi pinggulnya ke segala arah bagai kesetanan, aku berupaya mengimbangi gerakannya bersama melawan arah tiap tiap gerakan pinggulnya.

Tetes keringat kita membasahi kasur, namun keganasan Ria seolah tidak bakal berakhir. Beberapa sementara lantas tiba-tiba dia menekan dalam-dalam pinggulnya. Tangan kanannya mencengkram lengan kiriku dan tangan kirinya menjambak rambutku.

Kontolku seperti diremas-remas bersama kuat oleh memeknya dan dia menjerit tertahan “aaaaaccchhhh……” tubuhnya mengejang, kaku sementara lantas ambruk diatas tubuhku. “enak banget mas..enak banget….aku pingin ******* terus ama anda kaya gini. Enak banget” ujarnya berbisik di telingaku.

CERITA SEX – Aku hanya tersenyum mendengar kata-katanya, sementara Ria tetap terbaring lemas diatas tubuhku, kontolku yang tetap menancap di dalam memeknya bergerak-gerak mencari perhatian ;p dia pun merasakannya, dan menjadi bangkit.

“mas, aku lemes banget, mas diatas aja dech, aku pasrah. Udah lemes bgt nich”katanya. Dia lantas menjatuhkan tubuhnya, dan sambil membuka lebar tangan dan kakinya, dia berbicara nakal “aku pasrah mas, perkosa aku, nodai diriku sepuasmu…..” sambil tersenyum nakal.

Aku pun langsung, naik ke atas tubuhnya. Sengaja kuangkat ke dua kakinya sambil kulingkarkan di pinggangku. “gini, biar kerasa jadi enak” kataku, sementara lantas aku menjadi mendorong kontolku masuk di dalam memeknya.

Ini perbedaan ke dua antara memek Ria bersama memek lain yang dulu kurasakan, meski basah sebab cairan orgasme sebelumnya, namun dikala kumasukkan, selamanya aja kontolku rasanya seperti dijepit bersama kuat. Aku pun menjadi menggoyang pinggulku maju-mundur.

Setelah menyaksikan liarnya Ria sementara kumasukkan di dalam kontolku, dan merasakan kenikmatan memeknya sementara di permukaan, maka kucoba memainkan masuknya kontolku bersama ritme 3 plus 1, yaitu tiga kali aku dorong bersama hanya memasukkan sepertiga kontolku, dan lantas satu kali impuls di dalam yang memasukkan kontolku sedalam-dalamnya sampai menjadi mentok di dinding rahim Ria.

Dan efeknya, meski mengaku telah lemas, namun tiap kali aku dorong di dalam kontolku di dalam memeknya, tubuh Ria seperti mengejang. Pinggulnya turut terangkat tiap kali aku menarik kontolku, dan suaranya tertahan “mmaaasss….” Dia terus meremas lenganku dan menggigit kuat bibirnya sendiri.

“mmmaaasss, jangan nyiksa aku doonkk… masukin yang daallleeem dddooonnkkk….” Pintanya bersama mata sayu menatapku dan suara bergetar. Karena kasihan, aku pun langsung meningkatkan ritme goyanganku bersama mendorong di dalam kontolku di dalam memeknya.

Dan Ria ulang kesetanan, dia membalas tiap tiap tusukan kontolku bersama gerakan pinggul yang ke segala arah, apalagi tangannya meremas erat ke dua pantatku sambil menakannya agar jadi di dalam masuk di dalam memeknya. “mmass, di dalam ulang mmaaass, masukkiinn dalem lagi…eennaakk bangeettt masss….”ujarnya.

CERITA SEX – Dan gerakan pinggulnya pun kurasakan jadi menjadi nikmat dikala memeknya menjadi memijat dan meremas-remas kontolku, dan ini memicu aku pun menjadi merasakan cairan lahar putih bakal menjadi muntah berasal dari kontolku. “Ria, aku sudi keluar sayang, aku tarik yah” kataku.

Ria mengangguk, namun gerakan pinggulnya dan tangannya berbicara sebaliknya, pinggulnya justru jadi terangkat ke atas, namun tangannya jadi menekan pantatku untuk jadi masuk ke di dalam memeknya. Sementara di dalam pun kontolku menjadi jadi kuat disedot, diremas dan dipijat otot-otot memeknya. Akhirnya sebab tak tahan aku pun memuntahkan pejuhku di dalam memeknya.

Crot.. crot.. crot..dan sedetik lantas Ria ulang mengejang, badannya kaku bersama posisi tangan menekan pantatku agar jadi mendorong masuk kontolku di dalam lubang memeknya. “mmaaasss….aaaccchhhh….eeennna aakkkk” teriaknya tertahan bersama suar bergetar. Aku langsung mencabut kontolku berasal dari memeknya dan menjatuhkan badanku disampingnya.

Kulirik jam di HPku, jam 7 tidak cukup 20 menit. Berarti kira-kira 3,5 jam kita memadu kasih dan mengejar surga dunia. Aku mencium bibirnya sambil meremas toketnya. “Aku sayang kamu, mas…” kata Ria. Kami pun ulang tertidur sampai jam 10 pagi Setelah itu kita mandi bersama. Setelah sarapan aku ulang mengantar Ria ke terminal bus untuk ulang ke kota S.

CERITA SEX – Sejak sementara itu, aku berpacaran bersama Ria. Hubungan kita sempat berlangsung sepanjang kira-kira 2 tahun, sampai akhirnya dia dijodohkan bersama seorang pria tetangga kampungnya di Pekalongan. Sekarang dia telah memiliki 2 anak dan tinggal di kota S.

Yang tidak dulu Ria tahu, bahwa dia bukan wanita pertama yang bercinta denganku, dan bahwa sepanjang 2 th. hubungan kita pun aku sebagian kali bercinta bersama wanita lain

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here