Puas Bercinta Dengan Istri Pak RT

0
246

BOKEP77.NET – Perkenalkan namaku Beni, aku merupakan anak tunggal di keluargaku. Usiaku 17 tahun. Aku murid disalah satu sekolah swasta di kotaku. Ayahku seorang pengusaha yang super sibuk, dia sering pergi keluar kota untuk waktu yang tak menentu. Sedangkan ibu sering ikut menemani ayahku. Aku tinggal di perumahan kelas menengah.

Persis di sebelah rumahku adalah rumah ketua RT, orang yang cukup terpandang disana. Pak Joko namanya. Umurnya sekitar 55 tahun, perawankan tinggi dan gagah. Pak RT mempunyai seorang istri namanya Bu Ambar wanita keturunan Jawa (aku kalau manggil tante Ambar). Kulitnya hitam tapi mempunyai wajah yang manis, meskipun usianya sudah kepala empat. Tubuhnya langsing dan terlihat seksi.

Mungkin karena dia sering fitness. Bu Ambar senang berpakaian seksi yang memperlihatkan setiap lekukan dalam tubuhnya, yang membuat setiap lelaki yang melihatnya jadi terangsang. Bu Ambar orangnya supel dan mudah bergaul. Dia sering mengobrol dengan pemuda sekampung, termasuk aku.

Kejadian ini bermula ketika kedua orang tuaku pergi Surabaya karena ada tugas dari kantor untuk waktu satu minggu. Aku tinggal sendirian di rumah, sedangkan pembantuku baru cuti pulang kampung karena ada salah satu keluarganya yang menikah. Siang itu aku duduk di depan TV, untuk menghilangkan kebosananku aku memutar DVD porno yang baru kupinjam dari temanku.

Di film tersebut terlihat cewek japan sedang dientot oleh pemuda yang gagah dan tampan. Si cewek sedang mengulum kontol dari pemuda tersebut. Terlihat pemuda itu sangat menikmati kuluman dari si cewek. Melihat adegan tersebut membuatku jadi terangsang. Kuelus-elus sendiri batang kontolku dari luar celana kolor yang kupakai. Saat itu aku memang sengaja tak memakai CD. Kumerasakan kontolku makin lama makin mengeras. Lalu kuturunkan celana kolorku, kukocok perlahan batang kontolku. Saat itu nafsuku sudah sangat memuncak, tapi aku tidak tahu harus kemana melampiaskannya.

Karena saking asyiknya aku tak tahu kalau ada seseorang yang masuk ke rumahku dan mengejutkanku dengan bertanya padaku,

Kamu ngapain Ben?” Suara seorang perempuan mengejutkanku.

Setelah aku menoleh ternyata Bu Ambar sudah berdiri di ruang tamu.  Saat itu Bu Ambar memakai pakaian seksi. Dia menggunakan tanktop dan rok mini. Matanya melihat ke bagian bawahku. Saking terkejutnya aku sampai lupa untuk menaikan kembali celana kolorku yang tadi sempat kuturunkan sedikit, sehingga dia bisa melihat dengan jelas batang kontolku yang berdiri tegak.

“Ma..maaf tante…” jawabku gugup.

“Hahahaa…santai aja Ben, gakpapa kog lagian kamu kan sudah gede” jawab tante Ambar santai.

“Ben, kontolmu gede juga ya…udah pernah masuk ke memek belum?” tanyanya nakal.

“Belum sih tante” jawabku malu.

“Gimana kalau di masukin ke memek tante, mau gak? Kayaknya enak tuh tante jadi kepingin ngerasain kontolmu” katanya menggodaku.

Kemudian tante Ambar menutup pintu depan dan menuncinya dari dalam. Dia lalu berjalan mendekatiku berdiri di depanku.

“Yang bener tante? Tapi aku belum pernah jadi belum pengalaman?” jawabku.

“Jangan khawatiur nanti tante ajarin” katanya sambil mengelus kontolku. Baru kali ini aku merasakn kontolku dipegang oleh seorang wanita.

Tanpa berlama-lama tante lantas mendorongku ke sofa, dia lalu naik diatas pangkuanku. Dibukanya tanktopnya terlihat toket montok di depan mataku yang masih tertutup oleh BH berwarna merah. Kemudian tante mengeluarkan isi dalam BHnya. Wow begitu montok sekali toket tante. Kulihat putting yang mengeras. Tante pun lantas menyodorkan putingnya tepat dimulutku dan berkata,

“Jilat nih putting tante, hari ini putting tante seutuhnya jadi milikmu, so lakukan sesukamu”

Tanpe menunggu perintah lagi, aku lantas menyepong kedua putting tante Ambar secara bergantian, kujilat, kusedot dan sesekali kugigit pelan. Tante Ambar mendesah nikmat sambil menggoyang-goyangkan toketnya. Beberapa menit kemudian tante Ambar berdiri dan melepas rok mini dan CDnya. Maka terlihatlah gundukan bukit yang ditumbuhi rumput tipis-tipis sangat indah dicukur rapi dan bersih. Dia lalu berlutut dilantai, dihadapanku. Wajahnya didekatkan keselangkanganku. Ditariknya celana pendekku. Bibirnya mendekati kepala kontolku, dan mulai menjilati kepala kontolku, terus kepangkalnya.

“Aaagghh….oohhh…enak tanteee…aahhhh…” aku mengerang ketika dia mulai mengulum kontolku.

Hampir seluruh batang kontolku masuk kemulutnya yang sexy. Kontolku keluar masuk dimulutnya. Nikmat sekali. Tak ketinggalan, buah pelirkupun diseruputnya. Puas mengulum kontolku, kemudian Tante Ambar berdiri dihadapanku. Memeknya berada pas di wajahku. Dia menarik kepalaku, mendekatkannya pada memeknya. Aku mengerti maksudnya, dia ingin memeknya kujilati. Kujulurkan lidahku. Aku mulai dengan menjilati pangkal pahanya, terus mendekati bibir memeknya.

“SSttthhh…aaahhhh…oohhhh…” dia mendesah-desah ketika aku memasukkan lidahku ke lubang memeknya.

Kusedot-sedot, kugigit-gigit kelentitnya. Dijepitnya kepalaku. Hampir seluruh isi memeknya kujilati, memeknya basah.

“Ooohhh…aku dah gak tahan Ben, ayo kita masukin aja sekarang…” pintanya.

Dia menurunkan tubuhnya perlahan-lahan ke pangkuanku. Diraihnya kontolku, diarahkannya tepat ke lubang memeknya. Dia mulai memasukkan kontolku sedikit demi sedikit. Semakin lama semakin dalam. Sudah setengah batang kontolku masuk. Sampai disini dia berhenti sejenak mengatur posisi. Kakinya berlutut di sofa. Kusodokkan kontolku. Dia menjerit ketika kontolku amblas seluruhnya di lubang memeknya. Dia mulai menggenjot pantatnya di pangkuanku. Kontolku serasa dijepit dan dipijit-pijit ketika berada di dalam  lubang memek yang sempit.

“Enak kan Ben?” tanyanya sambil terus menggenjot pantatnya.

“Enak banget tan…aahhh…”

“Memek tante rasanya enak sekali…sudah lama pak RT tak memberiku kepuasan” katanya menggerutu.

“Pak RT impoten ya tante…aaahh…” tanyaku sambil mendesah

“Oooohhh iya sayaaaang….aahhh…”

Kupeluk pinggangnya erat-erat. Bibirku menghisap-hisap putingnya. Kubantu gerakkannya dengan menyodok-nyodokan pantatku ke atas. Dia mengerang-erang merasakan nikmat. Matanya merem melek. Semakin lama semakin cepat dia menggerak-gerakkan pantatnya, sesekali pantatnya diputar-putar. Aku merasakan nikmat yang tiada tara. Kontolku serasa di pelintir oleh memeknya. Sudah sekitar 30 menit kami berpacu dalam kenikmatan. Nafas kami saling memburu. Peluh kami bercucuran.

“Aduh Ben…aku sduah gak tahan lagi….mau keluaaarr…” jeritnya.

Kurasakan memeknya berkedut-kedut dan menyedot batang kontolku.

“Aku juga sudah gak tahan taaaann…aaahhhh…” sahutku ngos-ngosan.

Crotin di dalam aja sayang, aku ingin punya anak darimu” pintanya memelas sambil terus menggenjot. Dan akhirnya “Crooot…crooot…crooottt..” Aku menyemburkan seluruh spermaku ke dalam memeknya.

“Nikmat kan Ben, kamu puas kan Ben?” tanyanya sambil memelukku.

“Puas sekali tante….tante sendiri puas gak?” tanyaku balik.

“Tante juga sangat puas, makasih ya?” jawabnya.

Kami lalu beristirahat sejenak. Kemudian ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Siraman air membuat badanku segar kembali. Sementara tante Ambar langsung memakai pakaiannya kembali tanpa mandi terlebih dahulu karena takut pak RT dan tetangga curiga.

Sebelum tante Ambar berpamitan dia menciumku dan berkata padaku “Lain kali kita ngentot lagi ya”. Tanpa menunggu jawaban dariku dia lalu pergi meninggalkan rumahku. Pengalam sex ku yang pertama kali ini tak akan pernah aku lupakan sepanjang waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here